CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 19 April 2013

Wanita dan Pria itu

Bagi beberapa orang, cinta adalah proses menunggu seseorang tanpa henti dengan sepenuh hati.
Bagi seorang wanita, cinta adalah sebuah rahasia yang tidak bisa diungkapkan pada orang lain, bahkan untuk dirinya sendiri.

Ada waktu dimana kau mengira seseorang yang datang sambil lalu malah meninggalkan jejak di hatimu saat mereka pergi.
Hanya karena dia pergi, ia menyadari dalamnya arti pertemuan mereka.

Wanita itu percaya bahwa kehidupan adalah sebuah penyesalan yang datang terlambat.
Terkadang cinta melihat dua peta yang berbeda.

Ada berapa banyak arti yang terdapat di dalam kata "maaf"?
Kesedihan dan luka. Kesalahpahaman dan pertobatan. Penyesalan dan Perubahan.
Tak terhitung banyaknya perasaan bercampur di dalamnya.

Pria itu percaya bahwa kau tidak bisa mengungkapkan hatimu hanya dengan kata singkat.
Yang dimaksud pria itu adalah Cinta.

Terkadang cinta mencari jalan yang lebih jauh...

Ketika Dia Memilih Pergi Darimu

Janganlah sesali apa yang sudah pergi...
Jangan tangisi apa yang sudah tiada...
Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi...

Jika seseorang memilih pergi dari hidupmu...
Maka gunakanlah keadaan itu sebagai untuk kau belajar keikhlasan...

Jika seseorang memilih dia daripada kamu...
Maka gunakanlah waktu itu untuk kau belajar cara bersabar dalam melupakannya...

Jika seseorang memilih terluka asalkan kamu bahagia,
Berarti ia ingin meilai kedewasaanmu dalam memilih mana yang terbaik untukmu...

Dan jika seseorang memilih tuk menjauh darimu...
Maka janganlah merasa kau tak sempurna...
Kadang dia yang hanya merasa tak pantas untukmu...

Jika dia memang tercipta untukmu,
Sejauh manapun dia pergi,
Dia akan kembali juga padamu...

Selasa, 16 April 2013

Makalah tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Negara adalah suatu organisasi yang di dalamnya terdapat rakyat, wilayah yang permanen, dan pemerintahan yang sah. Dalam arti luas negara merupakan sosial (masyarakat) yang diatur secara konstitusional (berdasarkan undang – undang) untuk mewujudkan kepentingan bersama.
Indonesia adalah sebuah negara yang wilayahnya terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan luas wilayah kurang lebih km2, terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil (sehingga disebut negara kepulauan) dan UUD’45 sebagai konstitusinya. Negara kita merupakan suatu Negara yang demokratis tentunya mempunyai elemen, seperti masyarakat. Masyarakat sangatlah berperan dalam kehidupan suatu Negara. Negara mempunyai hak dan kewajiban bagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap Negaranya. Seperti apakah hak dan kewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh masing-masing elemen tersebut. Dalam makalah ini akan mencoba membahas tentang hak dan kewajiban warga Negara.

Sabtu, 13 April 2013

Hujan Asam



Hujan Asam merupakan salah satu bentuk dari pencemaran udara. Hujan asam ini memiliki sifat masam secara alami dan memiliki tingkat keasaman tertentu. Hujan asam adalah hujan dengan PH air kurang dari 5,6. Hujan asam biasanya terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat dalam polusi udara. Hal ini biasanya terjadi karena peningkatan emisi Sulfur dioksida (SO2) dan Nitrogen oksida ( NOx) di atmosfer.
Polutan asam yang dapat menyebabkan hujan adam adalah polutan bahan bakar fosil (misalnya minyak, batu bara, dll ) yang ditemukan dalam kadar tinggi dari knalpot mesin pembakaran internal ( misalnya knalpot mobil ). Hujan asam disebabkan oleh belerang ( sulfur ) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang dapat membahayakan kehidupan ikan dan tanaman.
Secara sederhana, reaksi pembentukan hujan asam sebagai berikut :
S(s) + O2 à SO2(g)
2SO2(g) + O2(g) à 2SO3(g)
SO3(g) + H2O à H2SO4(aq)
Dampak dari hujan asam antara lain :
1.      Kelebihan zat asam pada danau akan mengakibatkan sedikitnya spesies yang bertahan. Hal ini dapat mengganggu proses rantai makanan, yang secara signifikan dapat berdampak pada keberlangsungan suatu ekosistem.
2.      Hujan asam yang berada di dalam tanah akan menyapu kandungan zat hara, hujan asam tersebut juga akan melepaskan zat kimia beracun yang akan bercampur di dalam zat hara. Apabila zat hara diserap oleh tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun berguguran.
3.      Kadar SO2 yang tinggi di hutan menyebabkan noda putih pada permukaan daun, jika hal itu terjadi dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kematian tumbuhan tersebut. Spesies hewan tanah yang mikroskopis akan langsung mati saat PH tanah meningkat karena sifat hewan mikroskopis adalah sangat spesifik dan rentan terhadap perubahan lingkungan yang ekstrim.
4.      Hujan asam juga dapat mempercepat proses pengkaratan dari beberapa material seperti batu kapur, pasir besi, marmer, batu pada dinding beton serta logam. Ancaman serius juga dapat terjadi pada bangunan tua seperti candid an patung. Hujan asam dapat merusak batuan sebab akan melarutkan kalsium karbonat dan meninggalkan Kristal pada batuan yang telah menguap. Seperti halnya sifat Kristal, semakin banyak akan merusak batuan.
5.      Apabila kandungan asam dalam hujan asam tinggi, dapat menimbulkan penyakit, seperti gatal-gatal dan kulit melepuh pada manusia.
Sumber utama gas sulfur dan nitrogen adalah pembakaran batubara, peleburan biji sulfide dan pembakaran bahan bakar. Batubara dan bahan bakar fosil masih menjadi sumber energy utama bagi masyarakat dunia sehingga sulit untuk mencegah terjadinya hujan asam. Namun kita dapat mengurangi kemungkinan terjadinya hujan asam dengan :
1.      memasang filter polusi di setiap pabrik-pabrik, serta mengurangi kendaraan yang menghasilkan asap.
2.      Penurunan emisi gas Sulfur dan Nitrogen dengan menggunakan pengubah katalitik ( perubah gas bahaya menjadi gas tidak berbahaya ) dengan system pembuangan knalpot.
3.      Pemisahan sulfur dari batubara dengan metode filtrasi minyak.
4.      Pengeluaran gas sulfur secara kimia dari gas buangan dengan mengumpulkan basa ( missal kalsium hidroksida ) untuk menetralkan gas asam.
5.      Tidak berlebihan menggunakan kendaraan yang mengeluarkan polusi.
6.      Tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon ( reboisasi ).

Kamis, 11 April 2013

Mengapa Harus Bertemu Bila Tak Bisa Memiliki


Masih di siang yang sama, tiba-tiba saja ada pesan singkat dari nomor baru yang masuk ke inbox HPku. “Clara..”, ya seperti itulah bunyi pesan singkat tersebut. Lalu aku membalasnya,”iya. Maaf ini siapa?”. Beberapa saat kemudian ada pesan singkat lagi yang masuk, “hmm aku Aryo kakak tingkatmu”. Ternyata nomor baru tersebut adalah nomornya Aryo, kakak tingkatku di perkuliahan. Singkat cerita sejak itu kami sering sekali sms-an, dan ya aku merasa sangat nyaman dengannya. Kami sering berbagi cerita.                
                                                    
                                                                             ***


Sudah 3 bulan ini hatiku diliputi perasaan berbunga-bunga. Aku semakin bersemangat, tak peduli tugas yang menumpuk, atau masalah di kampus, semua terasa baik-baik saja sejak kehadiran Aryo. 


Belakangan ini aku sering bertemu dengannya, kami akan pergi sekedar makan dan ngobrol.


Sekalipun tubuh kelelahan, setidaknya aku senang dan cukup puas bisa selalu berlama-lama dengannya. Rasanya seisi hariku dipenuhi dengan namanya, dengan keceriaan, kelembutan, keromantisan serta pengetahuannya yang luas itu. Ia hampir selalu membuatku terkesima karena ia tahu banyak hal.


Awalnya aku menganggap Aryo seperti kakakku sendiri, dan sebaliknya dia menganggapku seperti adiknya sendiri. Namun ternyata semuanya tidak berjalan sesuai dengan rencana awal, singkat kata ia merebut hatiku dan aku rasa aku mulai menyukainya. Aku tak tahu apakah ia juga mempunyai perasaan seperti yang aku rasakan, namun tiba-tiba saja ia mengatakan bahwa ia menyayangiku.


Hanya dalam beberapa bulan saja, hatiku terkait terlalu erat. Aku enggan melepaskan, dan tak ingin melepaskannya. Aku berharap hubungan kami bisa lebih dekat dari ini.


Ia selalu berkata manis di depanku, Ia selalu mengucapkan kata-kata yang mampu membuatku semakin terkesima. Aryo terlihat tenang saat menyakinkan perasaannya kepadaku. Itulah sebabnya aku tak pernah khawatir dan curiga apa-apa terhadapnya.


Dan mungkin harapanku terlalu tinggi. Aku terlalu naif saat berhadapan dengan cinta. Hingga aku harus bertemu luka.

                               ***

Sudah seminggu ini Aryo bersikap acuh kepadaku. Komunikasi juga agak sedikit sulit, dan hatiku mulai bertanya-tanya. Ada apa dengannya ya?


Di sore itu tiba-tiba saja aku ingin sekali berada di luar rumah dan berlama-lama duduk di depan teras. Aku merasa lebih tenang dan dapat berpikir jernih. Berharap Aryo akan menghubungiku nanti.


Dan sesaat setelah aku hendak menjejakkan kaki masuk ke dalam rumah, aku terdiam. Aku melihat sesosok pria yang kukenal beberapa lama ini. Aryo. Ia lewat depan rumah dan membonceng seorang wanita. Siapa ya wanita itu?


Tak ingin membuatnya terkejut, aku memutuskan menahan diri dan bertanya via telepon nanti.


"Ar, kamu kenapa sih susah dihubungi akhir-akhir ini? Lalu tadi kamu boncengan sama siapa lewat depan rumahku?" tanyaku menahan emosi, karena aku tak ingin ia menganggapku terlalu cemburu atau mengekang.


"Aku sedang sibuk saja sih belakangan ini, maaf ya. Itu tadi temenku,kenapa? Kamu mau membatasi aku berhubungan sama temen-temenku?" katanya.


Jawabannya yang ketus tersebut membuatku curiga, dan merasa was-was, ada apa sih ini?


Tak berapa lama tiba-tiba ada nomor baru yang mengirimi pesan singkat kepadaku, dia mengaku bernama Mila, dan ia ingin bertemu denganku sekarang juga.


Aku dan Mila bertemu di sebuah Café. Ternyata Mila adalah wanita yang tadi dibonceng oleh Aryo. Mila menceritakan semuanya kepadaku bahwa dia adalah kekasih Aryo. Disana aku hanya bisa terdiam. Tubuhku rasanya bergetar, rasanya aku ingin menangis. Namun hatiku mengatakan kalau semua yang dikatakan Mila hanyalah kebohongan belaka. Aku menganggap ini hanya sebuah lelucon. Mungkin saja Mila hanya ingin membuat perasaanku goyah terhadap Aryo.


                                                                             ***


Sesampainya di rumah, Aryo menghubungiku dan ia mengatakan bahwa ia ingin ke rumah dan bertemu denganku. 


"Aku udah di depan." Demikian bunyi SMSnya. Segera aku berlari ke depan rumah dengan membawa jaket lengkap dengan tas slempangku. Aku tak yakin Aryo akan masuk, sehingga aku bersiap membawa perlengkapan pergi.


"Kita nggak usah ke mana-mana, di sini aja. Nggak lama kok. Aku hanya mengangguk. Dan tiba-tiba ia meraihku, memelukku dalam-dalam dan erat. Aku hanya membalas pelukannya lebih erat.


"Kamu kenapa sih Ar?"


"Clara, aku udah salah sama kamu. Seharusnya hubungan ini nggak boleh terjalin."


"Kenapa bisa begitu?"


"Aku udah punya pacar. Aku udah pacaran sama dia selama 2 tahun."


Kalimat itu membuatku terkejut dan spontan melepaskan tanganku dari tubuhnya. Aku terdiam sejenak, tak percaya.


"Kamu mempermainkan aku, Ar?" aku bertanya lirih tak jelas, berusaha meyakinkan diri kalau ini cuma mimpi.


"Aku nggak berniat mempermainkan kamu. Aku beneran sayang sama kamu. Sayangnya, pada saat itu statusku tidak lagi single. Dan, kamu boleh bilang aku egois. Tetapi, kamu harus tahu bahwa aku nggak main-main, perasaanku ini beneran sama kamu!"


Aku bingung dengan penjelasan Aryo yang terdengar hanya menguntungkan dirinya saja.


"Mungkin memang kita bertemu di waktu yang nggak tepat, itu saja," sambungnya. 


"Ok. Tak usah berbicara lagi. Aku cukup tahu ini, dan aku sudah bisa menebak selanjutnya apa," aku tertunduk kecewa dan mengambil ancang-ancang masuk ke dalam rumah. Aryo meraih tanganku, berusaha menarikku kembali ke pelukannya.


"Maaf Clara... maaf... tapi percayalah, perasaanku nggak akan berubah. Aku akan tetap sayang kamu," mataku berkaca-kaca. Kupandang dia tanpa balasan sepatah katapun.


Aku beranjak masuk. Menahan semua air mata yang nyaris tak terbendung di depannya tadi.


Akhirnya, kutumpahkan semua isak tangisku di atas tempat tidurku. Memungut semua harapanku yang telah kugantung tinggi-tinggi, dan kumasukkan lagi ke dalam hati.


Tuhan... Mengapa Kau harus mempertemukan kami jika pada akhirnya kami tak bisa saling memiliki?